Noor Ipansyah : Jaga Dan Lestarikan Hutan Pulau Laut

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – Sebuah ungkapan yang sudah sering kita dengar tentang lingkungan alam yang lestari. Tentu erat kaitannya dengan kondisi kawasan hutan yang menjadi penopang kehidupan ekosistem. Selain itu juga sebagai kanopi alami dalam menjaga flora dan fauna didalamnya.

Sebagai contohnya adalah kawasan hutan yang ada di Pulai Laut Kabupaten Kotabaru, yang secara kasat mata terlihat sebagiannya telah habis dialih fungsikan dan hal tersebut menjadi perhatian.

Menurut penggiat lingkungan hidup di Kabupaten Kotabaru, yang juga secara aktif melakukan penanaman pohon khususnya di Pulau Laut, Noor Ipansyah menjelaskan bahwa, menurutnya sangat penting untuk menjaga lingkungan utamanya juga adalah kawasan hutan yang tetap lestari.

Baca Juga :  Bang Dhin Beri "Angin Segar" Untuk Warga Pulau Panci Terkait Status Kawasan

Dikatakannya pula, kenapa hal tersebut menjadi penting untuk dilakukan, karena aktivitas ekploitasi akan mampu berpotensi merusak daya tahan lingkungan. Seperti halnya contoh kegiatan perambahan hutan (illegal logging), aktifitas pertambangan, pembangunan perumahan dan pemukiman yang tidak tertata lingkungannya dengan baik, aktivitas pembukaan lahan masyarakat di kawasan lindung pegunungan Sebatung, belum lagi yang berkenaan dengan perkebunan  kelapa sawit.

“Boleh dibilang bahwa Pulau Laut termasuk kriteria pulau kecil, hutan Sebatung dan sekitarnya adalah Hutan lindung, miniatur hutan tropis/hutan hujan, dan merupakan pulau kecil yang berpenduduk banyak dan lagi tingginya tingkat pemukiman menimbulkan dampak yang signifikan atas daya tahan lingkungan,” paparnya.

Baca Juga :  Operasi Kontrol BBM Subsidi, Polres Balangan Tegas Pastikan Hak Masyarakat Tidak Dicurangi

Ia mengajak semua pihak untuk bisa ikut memikirkan serta prihatin melihat kondisi tersebut, utamanya kepada para pemangku kebijakan yang mengemban amanat bertanggungjawab, para pemimpin, para pejabat, para tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas-ormas untuk segera mengambil sikap dan membuat kebijakan strategis kalau memang ingin menjaga Pulau Laut dari masalah bahkan potensi besar bencana ekologis yang bisa saja terjadi.

“Jangan sampai kondisi tersebut menjadi kerugian besar yang bukan hanya merugikan ekosistem alam saja, melainkan juga kehidupan masyarakat. Seperti bencana yang terjadi di berbagai daerah, dan itu adalah suatu teguran keras dari alam,” tegasnya kemudian. (rhm)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru