KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – Peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuku merupakan peristiwa yang terjadi di area kerja PT Sebuku ferroalloy Perkasa (SFP) yang ada di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, PT. SFP merupakan perusahaan yang tergabung 1 (satu) grup dengan PT. SILO (Sebuku Iron Lateritic Ores) kemarin Senin (12/1/26), sempat membuat kepanikan.
Dari rekaman video yang beredar di media sosial khususnya whatsapps, terlihat kepulan asap hitam membumbung keatas, sontak membuat kepanikan orang-orang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Belakangan diketahui berdasarkan informasi yang didapat, kepulan asap yang terjadi bukan pada area pabrik. Namun, pada bagian pendingin (cooling tower) yang terbakar dan lokasinya berada di luar pabrik.
Hal tersebut dijelaskan oleh perwakilan management sebuku Grup, Sigit Dwi Haryanto selaku Head Of External CSR mengatakan bahwa, untuk keterangan awal yang perlu ditegaskan adalah kebakaran yang terjadi bukan pada pabrik utama tetapi terjadi di ruang pendingin (cooling tower) di bagian luar pabrik, jadi diluar bangunan utama pabrik.
“Untuk penyebabnya sendiri masih di dalami oleh team teknis, sehingga belum dapat dipastikan,” tutur Sigit, Selasa (13/1/26).

Dijelaskannya pula, pada saat kejadian tidak ada korban jiwa, namun hanya luka ringan, dan beberapa yang terkejut dan sekarang sudah kembali ke rumah, dan yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.
“Sekali lagi kami tegaskan bukan kebakaran pabrik melainkan hanya pada bagian pendingin dan kejadian pun tidak berlangsung lama. Karena tim setelah melihat kejadian langsung bergerak cepat untuk segera menanganinya,” tutupnya. (nana)
Komentar