KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – 12 Rabiul Awal kalender tahun Hijriyah menjadi momentum sejarah lahirnya sosok yang sangat luar biasa dan menjadi panutan di seluruh dunia yaitu Nabi Muhammad SAW.
Kisah kelahiran dan perjuangan beliau masih bisa dirasakan hingga sekarang, dalam penyebaran Islam di tanah Arab hingga ke seluruh pelosok dunia, dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad tersebut pastinya bukan hanya sebatas kegiatan keagamaan yang rutin saja dilakukan dalam setiap tahunnya, namun juga diharapkan mampu meneladani akhlaknya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Momen tersebut juga menjadi perhatian besar oleh salah satu wakil rakyat yang duduk di kursi legislatif Kabupaten Kotabaru yakni Rahmad S Pd MH, dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Menurutnya, menjadi anggota DPRD bukan hanya dituntut untuk bisa menjalankan tugas dan fungsinya membantu masyarakat, melainkan juga bisa menyerap aspirasi dengan hati dalam setiap program yang dijalankan, dan salah satunya adalah kegiatan keagamaan, yang secara tidak langsung menjadi syiar.

“Tadi malam kebetulan kami melaksanakan kegiatan maulid akbar di Desa Pamukan Indah Kecamatan Pamukan Utara, yang Alhamdulillah antusias masyarakat yang berhadir sangat bagus sekali,” tutur Kang Rahmad, sapaan akrabnya kepada logikaberita.com, Rabu siang (10/9/25).
Dijelaskannya lebih jauh, kegiatan safari maulid akbar dilaksanakan sejak tanggal 4-16 September 2025 di beberapa desa yaitu, Desa Lintang Jaya, Desa Pengguren Jaya masuk wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Desa Wonorejo, Desa Mulyoharjo, Desa Pamukan Indah, Desa Randong Kecamatan Tanjung Harapan Kabupaten Paser Kaltim, di kediaman Habib Zainal Abidin di Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan terakhir adalah di kawasan makam Ratu Intan yang terletak di Kecamatan Pamukan Utara, Kotabaru. Yang sebagian wilayah Dapilnya berada di perbatasan Provinsi Kalsel dan Kaltim.

Ada 4 orang penceramah yang diundang dalam kegiatan tersebut, Habib Hassan Arief Bin Ibrahim Bin Hassan Ba’bud (Jakarta), Habib Ibrahim Bin Hassan Bin Ibrahim Bin Hassan Ba’bud (Jakarta), Habib Ali Zainal Abidin Bin Ja’far Shodiq Almuhdor (Kandangan), terakhir adalah Habib Sauqi Bin Ja’far Shodiq Bin Ja’far (Kandangan).
“Sekali lagi saya sangat bersyukur kegiatan peringatan maulid akbar yang kami lakukan dihadiri ribuan jamaah. Selain itu juga, menjadi kesempatan bisa mendengarkan beberapa aspirasi masyarakat dan itu sebagai masukan yang sangat baik,” tambahnya kemudian.

Selain itu, ia juga memperhatikan akses jalan di beberapa lokasi di daerah Kecamatan Pamukan Utara yang terbilang rusak dan ada beberapa yang menjadi perhatian untuk segera akan dilakukan peningkatan sehingga masyarakat terbantukan. Menurutnya, selain bisa saling mengingatkan kisah Nabi Muhammad dalam peringatan maulid, juga dapat membantu masyarakat dalam beberapa kegiatan program kerja.
“Kita juga bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga silaturahmi kebersamaan sesuai dengan apa yang diajarkan Baginda Nabi Muhammad SAW. Terimakasih kepada seluruh warga, para Habaib, tokoh masyarakat dan pemuda, para guru-guru agama, serta pihak lainnya yang bahu membahu bergotong royong untuk kemajuan bersama serta kesukseskan acara maulid akbar ini,” pungkasnya. (rhm)









