BIKIN BANGGA, Bupati Terus Upayakan Menjadikan “Kotabaru Hebat”

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – Patut diacungi jempol dan bikin bangga. Kenapa tidak, ini merupakan capaian yang sangat luar biasa dari sosok Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli guna menjadi “Kotabaru Hebat” sesuai dengan slogannya dan itu terbukti, dengan Kementerian PUPR Kucurkan Rp3 triliun untuk Jembatan Kotabaru – Tanah Bumbu, yang sebelumnya sempat terhenti proyeknya. Namun kini, hal tersebut bukan hanya mimpi dapat menghubungkan daratan Kalimantan dengan Pulau Laut.

Kepastian kucuran anggaran pemerintah pusat tersebut didapat pemerintah provinsi belum lama tadi, melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib mengungkap, pekerjaan bentang tengah jembatan Pulau Laut sudah ada kepastian, menyusul sudah dilakukannnya lelang pekerjaan oleh Kementerian PUPR.

“Perjuangan untuk mendapatkan kucuran anggaran pemerintah pusat akhirnya berhasil, melalui Kementerian PUPR, pembangunan bentang tengah Jembatan Pulau Laut dibantu sebesar Rp3 triliun,” tutur Yasin, Kamis (25/9/25) kemarin.

Sementara itu, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan jembatan Pulau Laut yang menghubungkan antara Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu yang benar-benar segera terwujud.

Baca Juga :  Kegiatan Korps Brimob Polri Di Monas, Peringatan HUT Polri Ke-79

“Terima kasih untuk dukungan dan do’anya, semoga pembangunan jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kotabaru dan Tanah Bumbu berjalan lancar,” harapnya.

Penyelesaian pembangunan jembatan tersebut, juga termasuk dalam Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru, yakni, mewujudkan Kotabaru Hebat (Harmonis, Energik, Bersatu, Amanah, dan Tangguh), yang diwujudkan melalui misi seperti pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan serta penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan, termasuk penyelesaian jembatan penghubung yang menjadi fokus utama untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Seperti diketahui, sejak pertama kali dikerjakan pada 2015 melalui peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, proyek jembatan ini sempat terhenti pada 2017 karena belum memperoleh rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Setelah dilakukan peninjauan ulang, desain jembatan pun disesuaikan agar mendapat persetujuan.

Dalam rancangan terbaru, panjang total jembatan mencapai 3.750 meter dengan tipe bentang utama cable stayed beton edge beam (175m + 350m + 175m) dan lebar 24 meter. Tinggi jembatan yang semula direncanakan 40 meter dikurangi menjadi 30 meter sesuai rekomendasi KKJTJ.

Baca Juga :  Dipenghujung Masa Jabatan Kepemimpinan H Syahrian Nurdin, PMI Tanah Laut Wujudkan Warisan Kemanusiaan

Sementara bentang pendekat menggunakan box girder, dengan panjang 950 meter di sisi Batulicin dan 1.950 meter di sisi Kotabaru.

Selain itu, jembatan penghubung akan memanfaatkan konstruksi pile slab, masing-masing sepanjang 75 meter di kedua sisi. Jalan pendekat juga dibangun cukup panjang, yakni 1.500 meter di arah Batulicin dan 1.250 meter di arah Kotabaru, dengan lebar 24 meter. Dengan kepastian anggaran pusat ini, pembangunan Jembatan Pulau Laut—yang digadang menjadi jembatan terpanjang di Kalimantan dipastikan terus berlanjut dan menjadi proyek strategis yang akan membuka akses ekonomi baru di wilayah selatan Kalimantan.

Membangun jembatan penghubung Kotabaru – Tanah Bumbu bukan hanya sebuah proyek infrastruktur. Ini adalah investasi untuk masa depan masyarakat, membuka pintu bagi kemajuan sosial ekonomi, persatuan, pendidikan, dan layanan kesehatan. Dengan menghubungkan 2 Kabupaten yang terpisah, jembatan penghubung menjadi simbol harapan. (Kominfo)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Jakarta

Deny Rahmad Jadi Ketua PKB Kotabaru Termuda Se-Kalsel

Rabu, 22 Jul 2026 - 23:43 WITA

Daerah

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:57 WITA