Kasus Pencurian Pisang di Mabuun Berakhir Damai, Polsek Murung Pudak Fasilitasi Mediasi Humanis

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Polsek Murung Pudak lakukan mediasi terkait persoalan kasus pencurian buah pisang di Mabuun dengan humanis. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

KETERANGAN FOTO : Polsek Murung Pudak lakukan mediasi terkait persoalan kasus pencurian buah pisang di Mabuun dengan humanis. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

TABALONG, LOGIKABERITA.COM — Sebuah kasus pencurian ringan berupa satu tandan pisang di Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, berhasil diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi Polsek Murung Pudak. Penyelesaian ini menjadi bukti pendekatan humanis Polri dalam menangani perkara-perkara ringan yang masih bisa diupayakan damai.

Mediasi berlangsung pada Sabtu (23/5/26) siang, di Mapolsek Murung Pudak, dipimpin langsung Kapolsek AKP Sunaryo, dan menghadirkan pihak korban maupun pelaku yang masih berusia 19 tahun, seorang pelajar dari Desa Tanta Hulu Kecamatan Tanta.

Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo yang mewakili Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo menjelaskan kronologi kejadian. Pada Kamis malam (21/05/26), saksi AS yang merupakan anak dari pemilik kebun pisang, SN melintas di Jalan Kenari RT 001 dan melihat tiga orang mencurigakan di sekitar kebun milik keluarganya.

Baca Juga :  Mobil Pick Up Terbakar Di SPBU Padang Panjang, Kepolisian Minta Warga Waspadai Sistem Kelistrikan Kendaraan

Merasa ada yang tidak beres, saksi kembali mengecek lokasi dan mendapati hanya satu orang yang tersisa. Saat didekati, orang itu langsung kabur ke dalam area kebun, meninggalkan sebuah skuter metik warna putih. Setelah diperiksa, dua tandan pisang telah hilang dari pohon, sementara satu tandan ditemukan terselip di semak-semak.

Setelah proses klarifikasi, pelaku yang dihadirkan bersama orang tuanya mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban. Pihak keluarga korban pun memilih jalan damai dan tidak melanjutkan perkara ke ranah pidana.

Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat pernyataan. Pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan bersedia diproses hukum jika kembali melakukan tindakan serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  Serius Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Survei Area Percontohan Tambak Udang

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo mengatakan bahwa, metode problem solving menjadi salah satu upaya Polri untuk menjaga keharmonisan di masyarakat sekaligus mencegah konflik kecil berkembang menjadi persoalan hukum yang lebih besar.

“Untuk perkara yang sifatnya ringan dan dapat diselesaikan secara musyawarah, kami akan mengutamakan penyelesaian humanis agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya melalui Kasi Humas.

Dengan berakhirnya kasus ini secara damai, Polsek Murung Pudak berharap masyarakat dapat terus mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan sehari-hari tanpa harus langsung menempuh jalur hukum. (Polres Humas/Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Pungli Mengatasnamakan PMI Resahkan Warga Tanah Laut, Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Darah
Penertiban Polres Tabalong Berbuah Hasil, SPBU Subsidi Kini Bebas Antrean Mengular
RS Borneo Citra Medika Tanah Laut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Dan Proteksi Kebakaran
Direktur RSUD H Boejasin Perkuat Layanan HIV/AIDS, Tekan Stigma Dan Dorong Deteksi Dini
SPBUN Kuala Tambangan Tak Diundang Rapat Solar, DKPP Buka Suara
Di Tengah Krisis Solar, SIAP MELAUT Disebut Kunci Tertibkan Tata Kelola Perikanan Tala
Saling Lempar Tuduhan Di SPBU Simpung Layung, Kapolres Tabalong Sigap Menindaklanjuti Dugaan Pencampuran Bio Solar
Tinggalkan Skuter Dan Pisang Curian, Pelaku Kabur Saat Dipergoki Di Kebun Mabuun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:37 WITA

Oknum Pungli Mengatasnamakan PMI Resahkan Warga Tanah Laut, Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Darah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:23 WITA

Kasus Pencurian Pisang di Mabuun Berakhir Damai, Polsek Murung Pudak Fasilitasi Mediasi Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:17 WITA

Penertiban Polres Tabalong Berbuah Hasil, SPBU Subsidi Kini Bebas Antrean Mengular

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:44 WITA

RS Borneo Citra Medika Tanah Laut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Dan Proteksi Kebakaran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:33 WITA

Direktur RSUD H Boejasin Perkuat Layanan HIV/AIDS, Tekan Stigma Dan Dorong Deteksi Dini

Berita Terbaru