RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun Atau Rp468 Per Lembar Saham

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : PT ITP melaksanakan RUPS tahunan dan menyetujui pembagian dividen Rp1,54 triliun (Sumber : PT ITP)

KETERANGAN FOTO : PT ITP melaksanakan RUPS tahunan dan menyetujui pembagian dividen Rp1,54 triliun (Sumber : PT ITP)

JAKARTA, LOGIKABERITA.COM – Ringkasan hasil dari pelaksanaan RUPS Indocement tanggal 21 Mei 2026, dalam RUPS tahunan ada beberapa point yang di sepakati seperti, menyetujui pembagian dividen sebesar Rp1.536.782.925.132 atau Rp468 per lembar saham, menyetujui penunjukan kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama Indocement, menyetujui pengunduran diri Hasan Imer sebagai Direktur Perseroan dan menunjuk Benny Setiawan Santoso untuk menggantikannya dengan masa jabatan yang adalah sisa masa jabatan Hasan Imer, menyetujui pengangkatan Jose Maria Magrina Vadillo sebagai Wakil Direktur Utama, efektif sejak 1 September 2026.

Sementara untuk RUPS Luar Biasa yakni, menyetujui aksi korporasi penarikan kembali sebagian saham dari hasil pembelian kembali yang dilaksanakan pada 2021 dan 2022, dengan cara pengurangan modal sebanyak 84.529.400 lembar saham dan melakukan perubahan atas Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Indocement, menyetujui Pembelian Kembali Saham Perseroan dengan biaya sebanyak-banyaknya Rp750.000.000.000 mulai dari 22 Mei 2026 sampai dengan 21 Mei 2027.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Perseroan) untuk tahun buku 2025 yang diselenggarakan pada hari ini, Kamis, 21 Mei 2026, di Jakarta (“RUPST”) telah menyetujui laba bersih tahun berjalan tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan sebesar Rp2.248.782.018.202 (dua triliun dua ratus empat puluh delapan miliar tujuh ratus delapan puluh dua juta delapan belas ribu dua ratus dua Rupiah) dengan detail sebagai berikut, membagikan dividen tunai kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp468 (empat ratus enam puluh delapan Rupiah) per 1 (satu) saham, tanpa memperhitungkan jumlah saham yang dikuasai Perseroan karena pembelian kembali saham oleh Perseroan (saham treasury), dengan total nilai dividen sebesar Rp1.536.782.925.132 (satu triliun lima ratus tiga puluh enam miliar tujuh ratus delapan puluh dua juta sembilan ratus dua puluh lima ribu seratus tiga puluh dua Rupiah).

Sisa laba bersih tahun berjalan Tahun Buku 2025 setelah pembagian dividen tunai akan dicatat sebagai bagian dari saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya. Pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 16.00 wib. Dengan memerhatikan ketentuan PT Bursa Efek Indonesia, untuk periode cum dividen untuk pasar reguler dan pasar negosiasi adalah hari Rabu, 3 Juni 2026; dan ex dividen-nya adalah hari Kamis, 4 Juni 2026. Sedangkan cum dividen untuk pasar tunai adalah hari Jumat, 5 Juni 2026 dan ex dividen-nya adalah hari Senin, 8 Juni 2026. Pembayaran dividen dilakukan sejak hari Jumat, 19 Juni 2026. Pajak atas dividen tunai akan diberlakukan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :  RS Bhayangkara Brimob Turut Serta Operasi Patuh 2025

Pemegang Saham menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan dengan rincian sebagai berikut, menyetujui pengangkatan kembali Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPST hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2028 yang diselenggarakan pada tahun 2029. Menyetujui dan menerima pengunduran diri Bapak Hasan Imer sebagai Direktur Perseroan serta menyetujui untuk mengangkat Bapak Benny Setiawan Santoso, selaku Direktur Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat, untuk sisa masa jabatan Bapak Hasan Imer. Menyetujui untuk mengangkat Bapak Jose Maria Magrina Vadillo, selaku Wakil Direktur Utama Perseroan terhitung sejak 1 September 2026 hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2028 yang diselenggarakan pada tahun 2029.

Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terhitung sejak 1 September 2026 sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2026, yang akan diselenggarakan pada tahun 2027, kecuali Bapak Roberto Callieri dan Bapak Jose Maria Magrina Vadillo yang akan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2028 yang akan diselenggarakan pada tahun 2029 dan Bapak Sunnira Ly, yang akan berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2027 yang akan diselenggarakan pada tahun 2028 adalah Susunan Pengurus Perseroan per 1 September 2026.

Dewan Komisaris terdiri dari Direksi, Komisaris Utama, Robert Callieri, Wakil Komisaris Utama,  Tedy Djuhar, Komisaris Independen, Wakil Komisaris Utama, Simon Subrata, Komisaris Independen, Komisaris Independen, Franciscus Welirang, Komisaris, Juan Francisco Defalque, Rene Samir Aldach, dan Suharso Monoarfa.

Sementara untuk Direktur Utama, Christian Kartawijaya, Wakil Direktur Utama, Jose Maria Magrina Vadillo, dan ada 5 Direktur yaitu, Troy Dartojo Soputro, Oey Marcos, Holger Morch, Sunnira Ly, Benny S. Santoso.

Dalam kesempatannya, Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya menyampaikan bahwa, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hasan Imer atas dedikasi, integritas, dan kontribusi luar biasa sejak tahun 2008 hingga akhir masa jabatan beliau pada 2026. Di bawah kepemimpinan Hasan Imer, berbagai inisiatif strategis berhasil diwujudkan, termasuk pembangunan Plant 14, peningkatan kapasitas produksi di Cirebon dan Citeureup, peluncuran Semen Rajawali dan Mortar Tiga Roda, serta integrasi produk semen Bosowa dan Grobogan melalui penguatan standarisasi proses produksi dan kendali mutu. Pencapaian tersebut memastikan penerapan standar operasional yang sejalan dengan standar produksi Indocement, termasuk pada Semen Tiga Roda.

Baca Juga :  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

“Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (“Perseroan”) untuk tahun 2026 (RUPSLB) menyetujui penarikan kembali sebagian saham dari hasil pembelian kembali yang dilaksanakan pada 2021 dan 2022, dengan cara pengurangan modal ditempatkan dan disetor Perseroan, dengan jumlah sebanyak 84.529.400 lembar saham, sehingga modal ditempatkan serta modal disetor menjadi Rp1.715.536.699.500. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui Pembelian Kembali Saham Perseroan dengan biaya sebanyak-banyaknya Rp750.000.000.000 mulai dari 22 Mei 2026 sampai dengan 21 Mei 2027,” paparnya.

Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan sekitar 4.100 orang. Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen.

Kemudian, sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan; satu pabrik di Grobogan, Jawa Tengah; dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan, dan satu grinding mill di Banyuwangi, Jawa Timur. Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani Perjanjian Sewa Pakai Aset dengan PT Semen Bosowa Maros dan PT Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham mayoritas Indocement sejak 2001. (Rilis PT ITP)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pantau Gambut Gelar Diskusi Bersama Walhi Terkait El Nino. Kalimantan Dikepung 9.853 Titik Panas
Catatan Atas Terlantiknya Menteri Lingkungan Hidup Yang Baru
Indocement dan Mondi Dirikan Usaha Patungan di Bidang Kantong Kemasan
Tak Percaya Bakal Dapat Tali Asih, Gede Suarsana Sempat Diragukan Warga Bali
Setelah Diberi Tali Asih, Kini Soal Sertifikat Menjadi Perhatian
Gede Ruma Kaget Diberikan Tali Asih Atas Lahan Yang Ditinggalkannya Begitu Saja
Lahan Transmigrasi Bekambit Kurang Produktif, Warga Bali Memilih Kembali Ke Kampung Halaman
Kisah Aksi Penyelamatan di Balik Agustus Kelabu 2025
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:53 WITA

RUPS Tahunan Indocement Setujui Pembagian Dividen Rp1,54 Triliun Atau Rp468 Per Lembar Saham

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WITA

Pantau Gambut Gelar Diskusi Bersama Walhi Terkait El Nino. Kalimantan Dikepung 9.853 Titik Panas

Rabu, 29 April 2026 - 22:23 WITA

Catatan Atas Terlantiknya Menteri Lingkungan Hidup Yang Baru

Sabtu, 18 April 2026 - 21:32 WITA

Indocement dan Mondi Dirikan Usaha Patungan di Bidang Kantong Kemasan

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:23 WITA

Tak Percaya Bakal Dapat Tali Asih, Gede Suarsana Sempat Diragukan Warga Bali

Berita Terbaru