Pria 19 Tahun Jatuh Di Perairan Marabatuan, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap orang hilang

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap orang hilang

TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM –  Seorang pria berusia 19 tahun berinisial A dikabarkan terjatuh dari bagian belakang kapal ketika sedang buang air, Rabu (29/04/26). Menurut informasi yang didapat, diduga korban jatuh di perairan Kintap dengan jarak sekitar 30 mill menuju perairan Marabatuan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru. Sementara, korban sendiri berasal dari Muara Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, melalui koordinator PoS SAR Kotabaru, Adi Maulana menjelaskan bahwa, untuk kronologi laporan awal informasi terkait dugaan orang tenggelam diterima pukul 13.50 wita, dan sebanyak 4 orang personel dikerahkan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Operasi Kontrol BBM Subsidi, Polres Balangan Tegas Pastikan Hak Masyarakat Tidak Dicurangi

“Setelah mendapatkan laporan orang hilang di laut, kami segera berkoordinasi untuk berangkat menuju lokasi dan tim langsung melakukan penyisiran. Namun, hingga saat ini hasilnya masih nihil. Sekarang kami masih berada di Pos TNI AL Kintap untuk koordinasi lanjutan,” tuturnya.

Selanjutnya, sambungnya lagi, pihaknya masih berkoordinasi guna melakukan persiapan untuk persiapan langkah lanjutan pencarian terhadap korban. Selain dibantu oleh TNI AL dan anggota Damkar serta BPBD, nelayan setempat juga ikut melakukan pencarian bersama.

“Kami dari Pos SAR Kotabaru, sesuai perintah Kantor SAR Banjarmasin, melakukan pencarian bersama rekan potensi SAR, mulai dari TNI AL, Polairud, BPBD, Damkar, masyarakat sekitar, hingga keluarga korban, dan sesuai dengan SOP pencarian akan dilaksanakan selama 7 hari,” tambahnya kemudian.

Baca Juga :  Haul Ke-2 Guru Udin Penuh Khidmat, Ribuan Jamaah Berdatangan Dari Berbagai Daerah

Dikatakannya lebih jauh, untuk kendala sendiri pada saat tim melakukan penyisiran gelombang air laut di nilai lumayan besar namun hal tersebut tidak menyurutkan tim untuk terus melakukan pencarian.

“Operasi SAR akan terus dilanjutkan yang tentu diharapkan akan menemukan korban, dan pencarian akan dilanjutkan pada besok hari sekitar pukul 07.00 wita pagi,” pungkasnya. (Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru