TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – ASKAB (Asosiasi Kabupaten) PSSI Kabupaten Tanah Laut menggelar Festival Sepakbola Antar SD/MI se-Kabupaten Tanah Laut kelompok usia U-10 dan U-12 dalam ajang “Piala Presiden” yang berlangsung selama dua hari, pada 5–6 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Pinang Babaris, Pabahanan, dan diikuti puluhan tim dari berbagai Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di Kabupaten Tanah Laut. Sejak pagi hari, suasana lapangan tampak ramai dipenuhi para pemain muda, guru pendamping, orang tua, hingga masyarakat yang datang memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.


Festival sepakbola usia dini ini menjadi salah satu bentuk komitmen ASKAB PSSI Tanah Laut dalam mendorong pembinaan atlet muda sejak usia sekolah dasar. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, mental bertanding, serta membangun rasa percaya diri di lapangan.
Kepada logikaberita.com, Ketua Panitia Pelaksana, Boy Mardani mengatakan bahwa, antusiasme peserta dalam kegiatan yang terlaksana sangat tinggi, yang mana selama dua hari pelaksanaan pertandingan berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.
Menurutnya, jumlah peserta yang mengikuti festival mencapai sekitar 28 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Tingginya minat peserta menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan sepakbola usia dini di daerah mendapat perhatian besar dari sekolah maupun masyarakat.

“Melalui festival ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di bidang sepakbola. Harapannya, ke depan akan lahir pemain-pemain berbakat dari Tanah Laut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pihak panitia berencana kembali menggelar festival serupa pada bulan Juni mendatang apabila persiapan dan koordinasi berjalan dengan baik. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kesinambungan pembinaan dan pemberian jam terbang kepada para pemain muda.
“Insya Allah kemungkinan bulan Juni nanti akan ada lagi festival seperti ini. Kami melihat anak-anak sangat antusias, begitu juga dukungan dari sekolah dan orang tua cukup besar,” tambahnya.
Dikatakannya lebih jauh, festival tersebut tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, namun juga menjadi wadah pembentukan karakter anak melalui olahraga. Nilai disiplin, kerja sama tim, tanggungjawab, hingga sportivitas menjadi bagian penting yang ingin ditanamkan kepada peserta sejak dini.
Sementara Ketua Harian Persetala, H Hairul Rijal menilai, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam pengembangan sepakbola usia muda di Kabupaten Tanah Laut. Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai dari kelompok usia dini melalui kompetisi yang berkelanjutan.
Ia menyebut, kegiatan seperti festival sepakbola antar SD/MI menjadi langkah positif dalam mencari dan membina bibit-bibit potensial yang nantinya dapat berkembang menjadi pemain berkualitas untuk daerah.
“Pembinaan usia dini sangat penting. Dari kegiatan seperti inilah nantinya akan terlihat potensi anak-anak yang bisa terus dibina ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.
Selain pertandingan yang berlangsung kompetitif, panitia pelaksana juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan aman dengan dukungan perangkat pertandingan serta koordinasi dari berbagai pihak.
Ajang “Piala Presiden” ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan ASKAB PSSI Kabupaten Tanah Laut sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga sepakbola di tingkat pelajar dasar. Dengan adanya kompetisi yang berkesinambungan, diharapkan semakin banyak generasi muda Tanah Laut yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di bidang olahraga sepakbola. (rossi)











