KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – “Kapten” terdengar guyon namun kata itu disematkan sejak Kepala Desa Baharu Utara ini sebelum menjabat sebagai pemimpin desa. Ia adalah Zamzanie Barmawi Samad, salah satu penggiat sosial ditengah-tengah masyarakat dan menjadi kebanggaan warga.
Simbol “Kapten” bukan lahir secara kebetulan, namun merupakan suatu kebanggaan untuk dapat melayani masyarakat secara prima. Banyak program yang sudah dilaksanakannya untuk kemajuan Desa Baharu Utara dan peningkatan ekonomi warga. Dengan inovasi yang dilakukan, ia meyakini akan mampu membawa desanya ke arah yang lebih baik. Sebagaimana slogan bumi Saijaan adalah Kotabaru Hebat.


Kali ini, ia membawa masyarakatnya ke Desa Klere, Kelurahan Guwosari, Daerah Istimewa Yogyakarta. Total ada 9 desa yang ikut studi banding yakni, 8 desa dari Kecamatan Pulau Laut Sigam dan 1 desa perwakilan Kecamatan Pulau Laut Timur, dan kegiatan berlangsung sejak tanggal 12-15 Nopember 2025.
“Ini merupakan edukasi dan pembelajaran yang sangat baik bagi kami, bagaimana cara mengelola sampah yang baik hingga mendirikan bank sampah yang nantinya dapat menghasilkan tambahan nilai ekonomis bagi masyarakat,” ujar Kades Baharu Utara, Zamzanie BS atau yang akrab disapa Paman Zazam, kepada logikaberita.com, Kamis (13/11/25).

Menjadi harapannya, setelah mengikuti studi banding tersebut dapat menerapkannya di desa, apalagi untuk pengelolaan bank sampah sudah barang tentu juga sebagai upaya peduli lingkungan bersih dari sampah serta mampu menjadi tambahan ekonomi bagi masyarakat.
“Tentu nanti hasil dari mendapatkan pengetahuan disini akan kami terapkan di desa. Harapannya bukan hanya menjaga lingkungan saja, namun juga agar masyarakat lebih menyadari akan pentingnya lingkungan yang bebas dari sampah, dan dengan pengelolaan bank sampah nantinya tentu akan memberikan nilai ekonomi buat masyarakat. Intinya, ini pembelajaran yang sangat baik bagi kami,” jelasnya kemudian.

Harapan lain disampaikan olehnya agar seluruh peserta benar-benar serius mengikuti pembelajaran yang disampaikan untuk kemajuan bersama.
“Terimakasih kepada pemberi materi dan seluruh masyarakat yang menyambut baik kedatangan kami, ini adalah edukasi pembelajaran yang sangat baik, kami diberikan kesempatan untuk berkunjung dan melihat bagaimana pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah yang dijalankan,” tutupnya. (rhm)









