BALANGAN, LOGIKABERITA.COM – Kepolisian Sektor Halong di bawah jajaran Polres Balangan kembali menunjukkan peran strategisnya di tengah agenda prioritas nasional. Melalui dukungan penuh terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Halong tidak hanya menjalankan tugas pokok menjaga keamanan, tetapi juga terjun langsung memperkuat ketahanan pangan lewat pendampingan penanaman jagung di wilayah Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.
Langkah proaktif tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepolisian mampu memainkan peran multiperan di tengah masyarakat, terutama dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berhubungan langsung dengan visi besar pemerintah pusat.
Kapolsek Halong Ipda Muhammad Fajar Saputra menegaskan bahwa, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam Asta Cita, terutama dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Menurutnya, wilayah Halong memiliki potensi besar dalam produksi jagung, baik dari segi lahan maupun budaya bercocok tanam masyarakatnya.
“Program Asta Cita memberikan arah jelas bahwa ketahanan pangan bukan lagi isu tambahan, tetapi kebutuhan strategis bangsa. Karena itu Polsek Halong hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi memastikan seluruh proses pertanian berlangsung lancar dan produktif,” katanya, Kamis (14/05/26)

Ia menyebutkan, pihaknya melakukan pendampingan mulai dari tahap awal penanaman, menjaga keamanan lahan dari gangguan, hingga memastikan distribusi hasil pertanian berjalan tanpa hambatan. Keterlibatan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi petani, tetapi juga mendorong semangat mereka dalam mengembangkan komoditas jagung sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Dalam menjalankan dukungan tersebut, Polsek Halong tidak bekerja sendirian. Mereka menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pertanian, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani setempat. Kolaborasi ini memastikan petani tidak hanya terlindungi dari segi keamanan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan teknologi pertanian terbaru.
Mulai dari teknik pengolahan lahan, pemilihan bibit unggul, hingga pendampingan penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat, semua dilakukan untuk memperkuat kualitas dan kuantitas panen jagung. Di tengah tantangan fluktuasi harga dan risiko gagal panen, sinergi ini menjadi ruang aman bagi petani untuk terus produktif dan berinovasi.
“Upaya yang dilakukan Polsek Halong menjadi bagian penting dari misi besar pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan nasional. Produktivitas jagung dari wilayah Halong diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan dan pakan ternak di tingkat daerah hingga provinsi,,” jelasnya menambahkan.
Kehadiran kepolisian dalam bidang pertanian ini juga menunjukkan bagaimana tubuh Polri terus bertransformasi mengikuti tuntutan zaman. Tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga bergerak sebagai mitra pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dikatakannya lebih jauh, langkah tersebut tidak akan berhenti pada tahap penanaman saja. Polsek Halong berkomitmen untuk terus mengawal aktivitas pertanian masyarakat, memastikan setiap hambatan dapat ditangani dan setiap peluang dapat dimaksimalkan.

Dengan semakin menguatnya produksi jagung di Kecamatan Halong, kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan nasional semakin terlihat nyata. Upaya kepolisian yang selama ini lebih dikenal dengan fungsi penegakkan hukum, berkolaborasi dengan sektor pertanian menjadikan program Asta Cita Presiden bukan hanya slogan, tetapi tindakan konkret di lapangan.
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk turut menggerakkan potensi pertanian lokal mereka. Dengan dukungan lintas sektor yang solid, ketahanan pangan bukan hanya dapat dicapai, tetapi juga dipertahankan dalam jangka panjang,” tutupnya mengakhiri. (Humas Polres/Rossi)










