TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – Setelah dilakukan pencarian sejak 29 April 2026 lalu, korban benama Amat (19 tahun) yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari bagian belakang kapal akhirnya ditemukan pada Sabtu (02/05/26) sekitar pukul 12.40 wita. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh seorang nelayan yang sedang melintas di area perairan tersebut.
Sekedar mengingatkan, diduga korban jatuh di perairan Kintap dengan jarak sekitar 30 mill menuju perairan Marabatuan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Kotabaru. Sementara, korban sendiri berasal dari Muara Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut.


Penemuan korban terjadi pada jarak ±9 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian, tepatnya di koordinat 4°1136`S / 115°3254`E. Penemuan ini mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung sejak Rabu siang hingga Sabtu siang.
Penemuan korban berawal dari laporan seorang nelayan. Saat melintas, ia melihat sesosok tubuh mengapung dan langsung melaporkannya ke Pos TNI AL Kintap.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana menjelaskan bahwa, Korban ditemukan kurang lebih 9 nautical mile dari lokadi awal jatuh oleh nelayan. Saat tim tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Ditambahkan olehnya, sejak laporan awal diterima pada 29 April pukul 13.50 wita, tim SAR menurunkan RIB (Rigid Inflatable Boat) dan empat personel untuk melakukan penyisiran.
Setelah dipastikan sebagai korban yang dicari, jasad korban dievakuasi menuju RSUD KH. Mansyur Kintap menggunakan ambulan Desa Muara Kintap untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR yang telah berlangsung sejak tanggal 29 April 2026 resmi dihentikan. Operasi pencarian ini melibatkan berbagai instansi dan unsur masyarakat, BASARNAS Banjarmasin, TNI AL Kintap, Polairud, BPBD, Damkar, nelayan lokal, masyarakat pesisir dan juga tentunya pihak keluarga korban. Pos TNI AL Kintap menjadi pusat koordinasi utama sejak hari pertama pencarian dilakukan,” pungkasnya. (rossi)









