Akhirnya Sekretaris I Diberhentikan, Usai Dilakukan Votting Suara Pengurus Dan Pengawas

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – Konflik internal yang terjadi di dalam tubuh kepengurusan Koperasi Unit Desa (KUD) Gajah Mada akhirnya mencapai antiklimaks, Rapat Anggota Tahunan (RAT) rutin telah dilaksanakan pada Rabu 11 Maret 2026, yang di selenggarakan di aula kantor KUD Gajah Mada di Desa Telagasari Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Sebagai informasi, dalam rapat yang berjalan selain menyampaikan laporan kegiatan dan keuangan, juga membahas permasalahan yang sebelumnya sempat menjadi konflik yang memanas di internal KUD Gajah Mada yakni perihal besarnya tuntutan para anggota koperasi agar salah satu pengurus yang menjabat sebagai Sekretaris I bisa di berhentikan menjadi pengurus. Hal tersebut menyusul setelah diadakannya votting suara pengurus dan pengawas.

Dikonfirmasi logikaberita.com, Ketua KUD Gajah Mada, Darmadi menjelaskan bahwa, dari hasil RAT yang terselenggara ada beberapa point hasi kesepakatan yaitu, mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025, mengesahkan rencana kerja koperasi tahun 2026.

Kemudian, lanjutnya, berdasarkan hasil rapat dilaksanakan langsung pleno yang di serahkan kepada seluruh anggota dinyatakan atas nama Sumadi sebagai Sekretaris I KUD Gajah Mada secara resmi di berhentikan dari kepengurusan.

Baca Juga :  LUAR BIASA !!! Semangat Kaum Ibu Di Hari Kemerdekaan

“Kami dari pengurus melihat hasil dari pleno yang dilaksanakan oleh anggota koperasi tersebut sudah berdasarkan mekanisme dan tentu adil, utamanya berkenaan dengan persoalan yang timbul karena adanya pro dan contra terhadap salah satu pengurus atas nama Sumadi yang menjabat sebagai Sekretaris I,” tuturnya, Kamis (12/03/26).

Selain itu juga, RAT yang terlaksana juga menetapkan pengganti 2 pengurus untuk jabatan Sekretaris II yang sebelumnya telah mengundurkan diri dan untuk jabatan Bendahara.

“Ke depan, kami menghendaki KUD Gajah Mada akan semakin baik dan tidak ada lagi timbul persoalan-persoalan baru. Mudah-mudahan hasil RAT yang terlaksana adalah keputusan yang terbaik bagi semuanya,” jelasnya berharap.

Sementara salah satu anggota KUD Gajah Mada, Mondes Sembiring mengaku lega dengan pengunduran diri Sekretaris I berdasarkan hasil rapat bersama dari musyawarah mufakat, yang tentunya juga diharapkan hal tersebut akan menjadikan koperasi lebih baik.

Baca Juga :  Bang Dhin : Saatnya Kesejahteraan Guru PAUD dan TK Ditingkatkan

“Saya dan anggota lainnya berharap dengan berakhirnya RAT tersebut semua permasalahan juga mereda. Tinggal kita sama-sama membangun koperasi untuk kemajuan dan kesejahteraan para anggota,” katanya.

Harapan lain yang disampaikannya adalah, ia menghendaki KUD Gajah Mada bisa bangkit seperti dulu, karena sempat meraih predikat koperasi terbaik ketiga nasional dan itu menjadi salah satu pemicu yang sangat baik untuk kemajuan koperasi.

“Kebetulan waktu penyerahan penghargaan itu secara langsung dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Lombok, dan saya sendiri yang menerimanya, itu adalah suatu kebanggaan bagi KUD Gajah Mada. Sekali lagi, mudah-mudahan kedepan kepegurusan koperasi akan semakin baik, amanah dalam mengemban tugasmya dan dapat memajukan koperasi sehingga akan berdampak positif terhadap semua anggota,” harapnya.

Dengan demikian konflik kepengurusan dengan sendirinya berangsur membaik yang tentunya semua anggota berharap agar selanjutnya kepengurusan KUD Gajah Mada dapat berjalan dengan baik sebagaimana harapan. (rhm)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru