Polsek Haruai Perkuat Ketahanan Pangan, Lahan Jagung Pakan Di Seradang Dipantau Secara Intensif

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Polsek Haruai pantau lahan jagung pakan di Seradang secara intensif guna perkuat ketahanan pangan. (Sumber : Humas Polres Tablong)

KETERANGAN FOTO : Polsek Haruai pantau lahan jagung pakan di Seradang secara intensif guna perkuat ketahanan pangan. (Sumber : Humas Polres Tablong)

TABALONG, LOGIKABERITA.COM – Komitmen Polsek Haruai dalam mendukung ketahanan pangan kembali dibuktikan melalui kegiatan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung pakan hibrida milik kelompok tani di wilayah Kecamatan Haruai, Rabu (20/5/26), jajaran Polsek Haruai turun ke lapangan untuk memastikan kondisi tanaman jagung milik masyarakat berada dalam keadaan baik dan berkembang sesuai tahapannya.

Kapolsek Haruai Ipda Faizal Rachman mengatakan, pentingnya keterlibatan Polri dalam mengawal program yang menjadi bagian dari penguatan pangan nasional. Untuk itu, ia menugaskan sejumlah personel, termasuk Kanit Intelkam Aiptu Suroso, S.AP, Brigpol Gigih AP, dan Bhabinkamtibmas Brigpol Gusti Rizki, guna melakukan pengecekan langsung pada lahan jagung pakan milik Poktan Sumber Makmur di Desa Seradang, Kecamatan Haruai.

Kegiatan tersebut menyasar dua lahan milik warga, yakni milik Yaman dan Sutarman, yang terletak di RT.05 Desa Seradang. Kedua petani ini tergabung sebagai pengelola lahan jagung pakan hibrida yang saat ini sedang dalam masa pertumbuhan awal.

Baca Juga :  PMI Tanah Laut Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Gunung Raja, Pasca Dua Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa lahan jagung pakan hibrida swadaya yang dikelola Poktan Sumber Makmur memiliki luas sekitar 2 hektare dengan kondisi tanaman yang tumbuh seragam. Tanaman jagung di lahan milik Yaman berumur sekitar 15 hari, sementara di lahan milik Sutarman baru berumur 1 hari, dengan tinggi rata-rata tanaman berkisar 10 hingga 15 centimeter. Adapun pola tanam yang diterapkan adalah sistem tumpang sisip dengan tanaman sawit, menggunakan sumber air dari tadah hujan maupun irigasi, serta seluruh lahan merupakan milik pribadi para pengelola.

Menurut petugas, kondisi tanaman jagung di kedua lahan tersebut tumbuh sangat baik. Kecukupan air, pemilihan musim tanam yang tepat, serta penggunaan bibit yang sesuai, membuat tanaman memasuki fase pertumbuhan batang secara optimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tanaman diperkirakan dapat dipanen sekitar September 2026. Polsek Haruai menilai pendampingan seperti ini penting dilakukan sejak masa tanam, pemeliharaan, hingga mendekati masa panen agar petani mampu memperoleh hasil maksimal yang berdampak pada peningkatan pendapatan mereka.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara Ke 80 Kejurnas Time Rally Tabalong Smart 2026,Kapolres Dan Bupati Ikut Meriahkan Wisata Rally

Pendampingan tersebut bukan hanya sebatas pengecekan, namun juga memastikan petani mendapat dukungan moral dan teknis dalam menjalani proses budidaya jagung pakan yang kini menjadi salah satu komoditas strategis untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Menanggapi kegiatan ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menyampaikan apresiasi terhadap Polsek Haruai yang konsisten terjun langsung ke area pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan.

“Langkah pendampingan dan pengecekan rutin ini kami harapkan dapat memberikan dampak nyata bagi para petani. Dengan memastikan pertumbuhan jagung berjalan optimal, hasil panen bisa meningkat sehingga kesejahteraan mereka juga ikut terdongkrak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Polri akan terus  hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam bidang keamanan, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam memajukan sektor pangan. (Humas Polres/Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Haul Ke-2 Guru Udin Penuh Khidmat, Ribuan Jamaah Berdatangan Dari Berbagai Daerah
Pejabat Kemenag Tanah Laut Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, “Peristiwanya Tidak Pernah Terjadi”
Kuasa Hukum Korban Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag Tala, Laporan Sudah Masuk Sejak 15 Juni, Korban Lain Diminta Berani Speak Up
Polres Tanah Laut Benarkan Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag, Kasus Masih Diselidiki Secara Menyeluruh
Satreskrim Tampil Perkasa, Taklukkan Gabsie FC 3-1 Dan Juarai Turnamen Minisoccer Hari Bhayangkara Ke-80
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:02 WITA

Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:04 WITA

Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda

Senin, 6 Juli 2026 - 14:12 WITA

Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:29 WITA

Haul Ke-2 Guru Udin Penuh Khidmat, Ribuan Jamaah Berdatangan Dari Berbagai Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:34 WITA

Kuasa Hukum Korban Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag Tala, Laporan Sudah Masuk Sejak 15 Juni, Korban Lain Diminta Berani Speak Up

Berita Terbaru