Polsek Tanta Perkuat Program Swasembada Pangan 2026

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Polsek Tanta perkuat program swasembada pangan 2026. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

KETERANGAN FOTO : Polsek Tanta perkuat program swasembada pangan 2026. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

TABALONG, LOGIKABERITA.COM – Polsek Tanta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggandeng Kelompok Tani (Poktan) Panca Warga dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal II di Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Kegiatan yang berlangsung pagi pada Rabu (20/5/26), menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyukseskan Program Swasembada Pangan Tahun 2026 yang dicanangkan pemerintah.

Penanaman jagung dilaksanakan di lahan milik Poktan Panca Warga dengan luas sekitar 3 hektare, yang berada di titik koordinat resmi sesuai penetapan lokasi. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur terkait, diantaranya perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong Hafif Arsyad, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufariyadi, Bhabinkamtibmas Desa Padang Panjang Aipda M.Z. Filany, PPL Tanta Maselna Gayatri, Ketua RT 2 Juhani, Ketua Poktan Panca Warga Maryoto, serta anggota kelompok tani.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung hibrida Titian 19 sebanyak 10 kilogram dengan pola tanam tugal atau manual, yang dianggap cocok untuk kondisi lahan dan metode pengelolaan oleh kelompok tani. Hingga saat ini, sumber air masih mengandalkan tadah hujan dan penyiraman manual. Dengan metode tersebut, tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada September 2026 mendatang.

Baca Juga :  Barito Hari Ini Bukan Faktor Takdir Ilahi, Melainkan Rakusnya Oligarki

Meski demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan penanaman, terutama terkait ketersediaan air. Ketergantungan terhadap curah hujan menjadi tantangan utama karena apabila terjadi musim kemarau panjang, tanaman berpotensi tidak mendapat suplai air yang cukup. Selain itu, penyiraman manual memerlukan tenaga ekstra dan waktu yang tidak sedikit, sehingga distribusi air ke seluruh area lahan dapat tidak merata. Pengawasan hama juga menjadi perhatian serius untuk menjaga keberhasilan pertumbuhan tanaman hingga masa panen.

Menanggapi program ini, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara Polsek Tanta, kelompok tani, dan unsur terkait. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

Baca Juga :  Tradisi Berbagi Di Dalam Asyura

“Polri berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan para petani dan instansi teknis dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan dan dukungan dari jajaran Polsek, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga dan mendukung program swasembada pangan,” ungkapnya.

Dengan adanya pendampingan langsung dari Polsek Tanta, penanaman jagung pakan ini diharapkan dapat berjalan optimal, menghasilkan panen berkualitas, serta menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam upaya mencapai ketahanan pangan berkelanjutan. (Humas Polres/Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru