Serius Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Survei Area Percontohan Tambak Udang

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, LOGIKABERITA.COM, – Saat ini sebagaimana arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, berkenaan dengan ketahanan pangan, tentu hal tersebut menjadi perhatian bersama agar bisa melaksanakannya sesuai harapan dan itu juga dalam rangka bertujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkhusus di Kabupaten Kotabaru, selain ketahanan pangan pertanian, daerah ini juga mencanangkan program budidaya tambak udang yang rencana lokasinya berada di Desa Sungai Limau Kecamatan Pulau Laut Timur.

Hari ini tadi, Sabtu (05/07/25), Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli meninjau lokasi rencana pembangunan kawasan cluster percontohan budidaya udang intensif berbasis kawasan.

Survei tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru khususnya Bupati Kotabaru dalam rangka mendukung ketahanan pangan di sektor perikanan. Program itu juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui UPT. Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara sebagai pendamping teknis.

Baca Juga :  Banjir Di Kalimantan Selatan Adalah Kejahatan Ekologis : Menagih Tanggungjawab Negara

Bupati Kotabaru menekankan, rencana tambak udang dapat menjadi upaya mendukung ketahanan pangan, terutama jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

“Kunjungan ini sebagai upaya dalam mendukung ketahanan pangan sektor perikanan di Kecamatan Pulau Laut Timur,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta pihak PT PLN untuk bekerjasama dalam penyediaan jaringan listrik ke lokasi tambak, sehingga kegiatan budidaya udang bisa berjalan lancar.

Adapun lahan yang tersedia kurang lebih sekitar 10 hektar, yang di dalamnya nanti akan dibangun area budidaya udang yang lengkap dengan sarana pendukung lainnya.

“Dengan membangun kawasan cluster percontohan budidaya undang intensif berbasis teknologi ini diharapkan bisa meningkatkan produksi udang dalam 1 hektar yang mencapai 10-15 ton per hektar,” lanjutnya

Baca Juga :  BIKIN BANGGA, Bupati Terus Upayakan Menjadikan "Kotabaru Hebat"

Dijelaskannya pula, dengan harga jual udang vaname sekarang dipasaran sekitar 60-75 ribu rupiah/kg untuk ukuran 50-60 ekor/kg.

“Tujuan dari pembangunan untuk meningkatkan produktivitas lahan pesisir, memberikan pelatihan teknologi modern budidaya undang, meningkatkan ekonomi dan kesejahteran masyarakat desa yang ada di kawasan pesisir,” jelasnya kemudian.

Kawasan cluster percontohan budidaya undang tersebut juga memiliki kelebihan yang lebih efesien biaya dan mudah dirawat, optimal di lahan terbatas, mudah dipantau dan dikontrol.

“Dari pembangunan kawasan nanti diharapkan dapat berdampak dalam peningkatan perekonomian masyarakat kita di Kotabaru,” harapnya.

Dalam tinjau tersebut, Bupati Kotabaru didampingi langsung langsung oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru. (rhm/diskominfo)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antung Mahrita : Kami Terpaksa Bertahan Di Area Transmigrasi Meskipun Harus Berjuang
Wabup Dorong Peningkatan SDM Anggota Koperasi Primer TKBM Karya Bahari
Tak Percaya Bakal Dapat Tali Asih, Gede Suarsana Sempat Diragukan Warga Bali
Setelah Diberi Tali Asih, Kini Soal Sertifikat Menjadi Perhatian
Gede Ruma Kaget Diberikan Tali Asih Atas Lahan Yang Ditinggalkannya Begitu Saja
Lahan Transmigrasi Bekambit Kurang Produktif, Warga Bali Memilih Kembali Ke Kampung Halaman
LUAR BIASA !!! Tebar Kebahagiaan, BRI Kotabaru Salurkan Bingkisan Ramadhan Dan THR Untuk Anak Yatim
Zamzanie : Jadikan Bulan Ramadan Untuk Memperbaiki Diri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:38 WITA

Antung Mahrita : Kami Terpaksa Bertahan Di Area Transmigrasi Meskipun Harus Berjuang

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:15 WITA

Wabup Dorong Peningkatan SDM Anggota Koperasi Primer TKBM Karya Bahari

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:23 WITA

Tak Percaya Bakal Dapat Tali Asih, Gede Suarsana Sempat Diragukan Warga Bali

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:50 WITA

Setelah Diberi Tali Asih, Kini Soal Sertifikat Menjadi Perhatian

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:40 WITA

Lahan Transmigrasi Bekambit Kurang Produktif, Warga Bali Memilih Kembali Ke Kampung Halaman

Berita Terbaru

Berita Hari Ini

Wabup Dorong Peningkatan SDM Anggota Koperasi Primer TKBM Karya Bahari

Selasa, 31 Mar 2026 - 17:15 WITA

Berita Hari Ini

Setelah Diberi Tali Asih, Kini Soal Sertifikat Menjadi Perhatian

Minggu, 15 Mar 2026 - 13:50 WITA