TABALONG, LOGIKABERITA.COM – Upaya untuk memastikan kualitas layanan dan kebersihan fasilitas Menu Bergizi (MBG) serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus diperkuat oleh Polres Tabalong. Bertempat di Gedung SPPG Polres Tabalong Polda Kalsel, Jl. Murjani, Kelurahan Tanjung, Rabu (20/5/26) pagi, jajaran Polres menggelar kegiatan pengawasan dan pembinaan intensif kepada para relawan yang bertugas.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan standar kebersihan, namun juga memastikan seluruh proses pengolahan hingga pendistribusian makanan benar-benar memenuhi prosedur keamanan pangan. Polres Tabalong menunjuk Perwira Pengendali (Padal) untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai SOP, mulai dari pemantauan tempat pengelolaan pangan (TPP), pengawasan dapur, hingga pengecekan kesiapan fasilitas pendukung.
Sebelum makanan diberikan kepada penerima manfaat, tim pemeriksa dari Sie Dokkes melakukan pengecekan rutin terhadap menu MBG. Pemeriksaan meliputi kelayakan bahan baku, teknik pengolahan, hingga pengemasan akhir. Setelah itu, Padal bertugas memastikan pendistribusian berjalan tertib dan higienis.
Pengawasan kemudian diperluas mencakup aspek kebersihan peralatan dapur, kondisi lingkungan sekitar, serta pemeliharaan fasilitas gedung SPPG. Tidak hanya mengecek dapur, inspeksi menyeluruh juga dilakukan pada area luar bangunan, termasuk lokasi TPP, area penerimaan bahan baku, fasilitas pekerja, hingga persyaratan penyimpanan bahan pangan.
Pada bagian dalam gedung, pengecekan dilakukan mulai dari area penyimpanan bahan baku, ruang pencucian, tahap persiapan, dapur pengolahan hingga area pengemasan. Standar kebersihan personel juga menjadi fokus utama, seperti penggunaan fasilitas sanitasi, penyimpanan pangan setengah matang maupun matang, hingga pengangkutan produk akhir menuju kendaraan distribusi.
Polres Tabalong memastikan seluruh rangkaian proses mengikuti standar higiene dan sanitasi yang ketat. Hal ini penting untuk menjamin makanan yang sampai ke masyarakat tetap aman, sehat, dan berkualitas.
Setelah inspeksi selesai, Padal mengumpulkan seluruh relawan untuk memberikan pembinaan. Para relawan diminta menjaga barang inventaris agar tidak cepat rusak, memastikan dapur dan area sekitar gedung selalu bersih, serta memperhatikan proses pencucian bahan baku sesuai tempat yang telah ditentukan.
Peralatan memasak yang sudah dicuci harus dipastikan benar-benar kering dan bersih sebelum disimpan ke gudang. Relawan juga diminta rutin mengecek peralatan yang sudah tidak layak pakai, memasang temperatur ruangan, perangkap serangga di area pemorsian, dan tidak membiarkan bahan baku yang telah dicuci berada di ruang terbuka.
Selain itu, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti sarung tangan, masker, dan penutup kepala wajib diterapkan saat memasuki area pengolahan makanan. Langkah ini penting untuk mencegah potensi kontaminasi.
Arahan lain yang ditekankan meliputi pembersihan kipas angin dan penyekat setiap minggu, memastikan pintu serta ventilasi tetap tertutup selama pengolahan makanan, membersihkan saluran air agar tidak menimbulkan bau, serta memastikan lantai dan drainase tidak tersumbat sehingga tidak menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, melalui Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo menyampaikan bahwa, pembinaan tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga standar pelayanan kepada penerima manfaat.
“Menjaga kualitas bahan baku makanan saja tidak cukup. Para relawan juga harus memastikan kebersihan peralatan dan fasilitas gedung SPPG tetap terjaga. Hal-hal kecil seperti menempatkan barang inventaris di tempatnya, tidak menempelkan barang pada dinding, semuanya harus diperhatikan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa dengan kedisiplinan yang tinggi, pelayanan MBG dan fasilitas SPPG dapat berjalan optimal sehingga memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (Humas Polres/Rossi)










