SPBUN Kuala Tambangan Tak Diundang Rapat Solar, DKPP Buka Suara

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut, Muhammad Kusri (Rossi)

KETERANGAN FOTO : Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut, Muhammad Kusri (Rossi)

TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – Polemik distribusi solar subsidi di Kabupaten Tanah Laut kembali memanas setelah pengelola SPBUN Kuala Tambangan, Nurul Tasiah, mengaku tidak dilibatkan dalam rapat yang membahas sinkronisasi data nelayan dan distribusi BBM subsidi yang digelar Pemkab bersama DPRD.

Nurul menyebut, dirinya sama sekali tidak menerima undangan resmi dalam pertemuan yang disebut turut membahas persoalan distribusi solar di tengah sorotan dugaan penyelewengan BBM subsidi di wilayah Takisung.

“Saya tidak diundang. Padahal kalau dilibatkan, saya bisa menjelaskan langsung agar tidak ada kesimpangsiuran di lapangan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan terkait transparansi forum pembahasan, mengingat isu solar subsidi di Tanah Laut sebelumnya juga memicu aksi unjuk rasa mahasiswa dan nelayan pada 18 Mei 2026 lalu yang menyoroti dugaan “mafia solar” di Desa Tabanio.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Waspada, UDD PMI Tanah Laut Tegas Berantas Pungli Darah

Namun di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut, Muhammad Kusri, menegaskan bahwa rapat yang dimaksud bukan forum terbuka, melainkan rapat internal tim verifikasi dan pencermatan data.

Kepala DKPP menjelaskan, agenda tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi, klarifikasi, dan pencermatan lapangan atas tanggapan tertulis dari pihak SPBUN.

“Rapat difokuskan mencermati kesesuaian antara tanggapan pengelola dengan data lapangan, keterangan nelayan, data pengangkut, serta data rekomendasi dan penyaluran BBM subsidi,” demikian klarifikasi DKPP.

DKPP menegaskan, pada tahap tersebut pengelola SPBUN belum dilibatkan karena pembahasan masih berada pada level verifikasi internal oleh tim teknis.

Baca Juga :  LUAR BIASA !!! Kapolres Langsung Antarkan Pendemo Ke Gedung DPRD

Langkah itu, menurut DKPP, dilakukan untuk memastikan validitas data sebelum masuk ke forum pembahasan yang lebih luas dengan seluruh pihak terkait.

Lebih jauh, DKPP menyebut tim verifikasi juga melibatkan PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan Selatan serta unsur kepolisian dalam mekanisme pengawasan distribusi BBM subsidi. Hasil pencermatan lapangan nantinya akan dikoordinasikan sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Di sisi lain, SPBUN Kuala Tambangan tetap menegaskan siap memberikan klarifikasi apabila dilibatkan secara langsung dalam forum resmi, guna menghindari dugaan dan kesimpangsiuran informasi yang terus berkembang di lapangan. (Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syakhril Kembali Nahkodai Pelti Tanah Laut, H. Endang Agustina Dorong Pembinaan Berkelanjutan
H. Endang Agustina Ajak Masyarakat Mengamalkan Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi Empat Pilar Di Tanah Laut
Jejak Dugaan Asusila Oknum Pejabat Di Tanah Laut Direka Ulang, Korban Peragakan Kronologi Di Hadapan Penyidik
Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:31 WITA

Syakhril Kembali Nahkodai Pelti Tanah Laut, H. Endang Agustina Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:12 WITA

H. Endang Agustina Ajak Masyarakat Mengamalkan Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi Empat Pilar Di Tanah Laut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Berita Terbaru