Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – Kasus dugaan tindak asusila yang menyeret salah satu pejabat di salah satu instansi vertikal di Kabupaten Tanah Laut kembali memasuki tahap perkembangan. Senin (13/7/2026), kuasa hukum korban, Widha Amalia Agista, S.H., menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanah Laut.

Penyerahan SP2HP tersebut menjadi penanda bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan. Dokumen ini diberikan penyidik kepada pelapor atau kuasa hukumnya sebagai bentuk transparansi mengenai perkembangan penanganan perkara.

Perlu dipahami, SP2HP bukan berarti kasus dihentikan ataupun dipastikan diperpanjang, melainkan surat resmi yang berisi informasi mengenai langkah-langkah penyelidikan yang telah dilakukan penyidik, kendala yang dihadapi apabila ada, serta rencana tindak lanjut dalam proses penanganan perkara. Dengan adanya SP2HP, pelapor dapat mengetahui sejauh mana perkembangan laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Waspada, UDD PMI Tanah Laut Tegas Berantas Pungli Darah

Widha menyampaikan apresiasi atas respons cepat penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Tanah Laut dalam menangani perkara tersebut.

“Hari ini kami telah menerima SP2HP dari penyidik. Kami sangat mengapresiasi langkah cepat kepolisian. Ini menunjukkan bahwa laporan kami diproses dengan serius, profesional, dan transparan,” ungkapnya.

Menurut Widha, isi SP2HP yang diterimanya memuat sejumlah perkembangan penting terkait proses penyelidikan. Dokumen tersebut menjelaskan tahapan-tahapan yang telah dilakukan penyidik berikut agenda pemeriksaan lanjutan yang akan dilaksanakan dalam upaya mengungkap fakta hukum secara menyeluruh.

Karena dugaan tindak asusila tersebut disebut terjadi di lingkungan salah satu instansi vertikal, Widha menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawal setiap proses hukum agar korban memperoleh keadilan sebagaimana mestinya. Kami juga berharap seluruh proses berjalan objektif tanpa intervensi dari pihak mana pun,” tegasnya.

Baca Juga :  HEBAT…!!! LPK MIP Konsen Tanam Ulin Untuk Kelestarian

Ia juga menepis anggapan bahwa laporan tersebut memiliki kepentingan tertentu.

“Korban bersama keluarga melaporkan perkara ini secara murni dan independen. Kami pastikan perkara ini tidak pernah dan tidak akan ditunggangi oleh pihak maupun oknum mana pun,” tambahnya.

Sementara itu, Unit PPA Satreskrim Polres Tanah Laut disebut tetap berkomitmen menangani perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dalam prosesnya, penyidik mengedepankan profesionalisme sekaligus memastikan perlindungan terhadap hak-hak korban selama penyelidikan berlangsung.

Perkembangan perkara ini pun masih dinantikan publik. Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan lanjutan yang akan menentukan tahapan proses hukum berikutnya berdasarkan alat bukti dan fakta yang berhasil dikumpulkan penyidik. (Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Tekanan Darah 120/80 Bukan Lagi Alasan Untuk Tenang, Dokter Saraf Ingatkan Bahaya Prehipertensi Dan Konsumsi Alkohol
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Haul Ke-2 Guru Udin Penuh Khidmat, Ribuan Jamaah Berdatangan Dari Berbagai Daerah
Pejabat Kemenag Tanah Laut Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, “Peristiwanya Tidak Pernah Terjadi”
Kuasa Hukum Korban Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag Tala, Laporan Sudah Masuk Sejak 15 Juni, Korban Lain Diminta Berani Speak Up
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:49 WITA

Tekanan Darah 120/80 Bukan Lagi Alasan Untuk Tenang, Dokter Saraf Ingatkan Bahaya Prehipertensi Dan Konsumsi Alkohol

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:02 WITA

Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:04 WITA

Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda

Berita Terbaru