TABALONG, LOGIKABERITA
COM – Suasana tenang di Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kobaran api terlihat membakar bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di RT 09, Jumat (29/05/26) dini hari sekitar pukul 00.30 wita.
Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian bangunan fasilitas kesehatan yang selama ini menjadi salah satu sarana pelayanan masyarakat di desa tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Mendapat laporan dari masyarakat, Tim INAFIS Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, bersama personel Polsek Tanta yang dipimpin Ipda Aris Sufariadi, segera bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengamanan area serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai informasi dan barang bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, api pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, yakni Markuni (45) dan Samsuri (59).
Saat kejadian, keduanya sedang berada di sebuah warung yang berjarak kurang lebih 150 meter dari lokasi Pustu. Dari kejauhan mereka melihat cahaya api yang semakin membesar dari arah bangunan tersebut.
Melihat kondisi itu, kedua saksi segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman awal sambil menghubungi pihak terkait.
“Kedua saksi melihat kobaran api dari arah bangunan Puskesmas Pembantu dan langsung meminta bantuan warga untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat api telah membesar saat pertama kali diketahui. Berkat kerja sama berbagai pihak, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 01.30 wita.
Upaya pemadaman melibatkan masyarakat setempat, Unit Pemadam Bersama Swadaya (UPBS) Tanta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Tabalong, serta UPBS gabungan dari Kabupaten Tabalong dan Balangan.
Dari hasil pendataan awal, bangunan permanen berbahan beton tersebut mengalami kerusakan sekitar 50 persen akibat kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sejumlah warga juga menyampaikan bahwa aliran listrik di bangunan tersebut masih aktif dan lampu penerangan masih menyala meskipun bangunan sudah tidak lagi ditempati atau digunakan secara rutin. Informasi tersebut kini menjadi salah satu bahan yang akan didalami oleh penyidik dalam proses penyelidikan.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kebakaran dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim yang menangani kasus tersebut.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait penyebab kebakaran. Warga diminta menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.
Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan bangunan Puskesmas Pembantu Desa Padang Panjang tersebut. (Humas Polres Tabalong/Rossi)










