Bang Dhin : Saatnya Kesejahteraan Guru PAUD dan TK Ditingkatkan

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, LOGIKABERITA.COM – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, M Syaripuddin menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Pria yang akrab disapa Bang Dhin itu menjelaskan bahwa, kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan pada tahap paling awal, yaitu pendidikan anak usia dini.

“Guru PAUD dan TK adalah fondasi dari proses pembentukan karakter, kecerdasan, dan nilai-nilai dasar anak. Namun ironisnya, masih banyak di antara mereka yang menerima honor yang sangat minim, bahkan jauh dari standar kesejahteraan yang layak,” tutunya, Selasa (10/03/26).

Bang Dhin menilai, selama ini peran guru PAUD sering dipandang sebagai pekerjaan sosial atau pengabdian semata, padahal tanggung jawab yang mereka emban sangat besar. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan formal.

Baca Juga :  Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Media Se-Kotabaru, PT BSS Tegaskan Komitmen Kemitraan Plasma

Dikatakannya lebih jauh, jika negara ingin membangun generasi yang unggul dan berdaya saing, maka perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik di tingkat dasar harus diperkuat, termasuk bagi guru PAUD dan TK yang selama ini banyak berstatus non-ASN.

“Tidak mungkin kita berbicara tentang kualitas pendidikan, jika para pendidiknya sendiri masih menghadapi persoalan kesejahteraan. Guru yang sejahtera akan lebih fokus mendidik, lebih kreatif dalam mengajar, dan lebih optimal dalam membangun masa depan anak-anak kita,” jelasnya.

Bang Dhin mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan afirmatif bagi guru PAUD dan TK, antara lain melalui peningkatan insentif, pelatihan peningkatan kapasitas, serta dukungan program yang lebih berkelanjutan dalam sistem pendidikan daerah.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Masih 30 Persen, Advokat Kotabaru Buka Suara

Selain itu, ia menilai bahwa perhatian terhadap guru PAUD merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang pembangunan daerah. Pendidikan anak usia dini memiliki dampak besar terhadap kesiapan belajar anak, penurunan angka putus sekolah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kita tidak boleh melihat ini hanya sebagai isu pendidikan semata, tetapi sebagai investasi strategis bagi masa depan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Menjadi harapannya, ke depan ada kebijakan yang lebih progresif dan berpihak pada tenaga pendidik PAUD dan TK, sehingga mereka dapat menjalankan tugas mulianya dengan lebih tenang, bermartabat, dan sejahtera.

“Jika kita benar-benar ingin membangun generasi emas Indonesia, maka memperjuangkan kesejahteraan guru PAUD adalah langkah awal yang tidak boleh diabaikan,” pungkasnya. (rhm)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru