Kapolres Tabalong Bongkar Dugaan Penahanan Solar Subsidi, 8.000 Liter Ditemukan Di Tangki SPBU Mantuil

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETERANGAN FOTO : Polres Tabalong bongkar dugaan penahanan solar subsidi 8.000 liter dalam tangki SPBU. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

KETERANGAN FOTO : Polres Tabalong bongkar dugaan penahanan solar subsidi 8.000 liter dalam tangki SPBU. (Sumber : Humas Polres Tabalong)

TABALONG, LOGIKABERITA.COM — Di tengah maraknya keluhan para sopir truk terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi jenis solar, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Desa Mantuil, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Kamis (21/5/26) siang.

Sidak tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas keresahan masyarakat mengenai kelangkaan solar subsidi yang dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan para pengemudi angkutan barang di wilayah Tabalong.

Sebelum turun langsung ke lokasi, pihak Polres Tabalong telah meminta data awal terkait stok BBM subsidi di SPBU Mantuil. Dari keterangan staf SPBU, disebutkan bahwa persediaan solar subsidi pada Kamis pagi dalam kondisi kosong.

Namun untuk memastikan kondisi sebenarnya, Kapolres Tabalong memilih melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati sebuah plang bertuliskan “Solar Dalam Pengiriman” terpasang di area SPBU.

Baca Juga :  LUAR BIASA !!! Ide Kreatif Kades Baharu Utara Patut Di Acungi Jempol

Merasa perlu memastikan kebenaran informasi tersebut, Kapolres kemudian meminta pengawas SPBU membuka tangki pendam penampungan solar untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung.

Disaksikan oleh Kapolres dan pihak pengawas SPBU, salah satu pegawai melakukan pengukuran terhadap isi tangki BBM subsidi tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan, karena di dalam tangki ternyata masih terdapat sekitar 8.000 liter solar subsidi yang siap disalurkan kepada masyarakat.

Temuan tersebut langsung menjadi perhatian pihak kepolisian mengingat sebelumnya SPBU menyatakan stok solar dalam keadaan kosong.

Usai pemeriksaan, pengawas SPBU kemudian dibawa ke Mapolres Tabalong guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan ketidaksesuaian informasi stok BBM subsidi. Selain itu, plang bertuliskan “Solar Dalam Pengiriman” turut diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga :  Oknum Pungli Mengatasnamakan PMI Resahkan Warga Tanah Laut, Masyarakat Diminta Waspada Modus Penipuan Darah

Dikatakan oleh Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, pihaknya membenarkan adanya kegiatan sidak dan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui apakah terdapat pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi di SPBU tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait temuan di lapangan. Semua pihak yang berkaitan akan dimintai keterangan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pendistribusian BBM subsidi,” jelasnya.

Polres Tabalong juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di sejumlah SPBU guna memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima. (Humas Polres/Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Haul Ke-2 Guru Udin Penuh Khidmat, Ribuan Jamaah Berdatangan Dari Berbagai Daerah
Pejabat Kemenag Tanah Laut Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, “Peristiwanya Tidak Pernah Terjadi”
Kuasa Hukum Korban Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag Tala, Laporan Sudah Masuk Sejak 15 Juni, Korban Lain Diminta Berani Speak Up
Polres Tanah Laut Benarkan Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag, Kasus Masih Diselidiki Secara Menyeluruh
Satreskrim Tampil Perkasa, Taklukkan Gabsie FC 3-1 Dan Juarai Turnamen Minisoccer Hari Bhayangkara Ke-80
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:02 WITA

Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:04 WITA

Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda

Senin, 6 Juli 2026 - 14:12 WITA

Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WITA

Pejabat Kemenag Tanah Laut Bantah Dugaan Pelecehan Seksual, “Peristiwanya Tidak Pernah Terjadi”

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:34 WITA

Kuasa Hukum Korban Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Pejabat Kemenag Tala, Laporan Sudah Masuk Sejak 15 Juni, Korban Lain Diminta Berani Speak Up

Berita Terbaru