Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Muara Harus Dan Poktan Harapan Tanam Jagung Hibrida Di Lahan 1 Hektare

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TABALONG, LOGIKABERITA.COM – Komitmen mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Penanaman Jagung Pakan Serentak Kuartal II yang dilaksanakan Polsek Muara Harus bersama Kelompok Tani (Poktan) Harapan di Desa Harus RT 04, Kecamatan Muara Harus, Kabupaten Tabalong, Jumat (19/6/26).

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Arbain, anggota Poktan Harapan, dengan luas sekitar 10.000 meter persegi atau setara satu hektare. Penanaman dilakukan sebagai upaya mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Muara Harus Jati Akbar, Kapolsek Muara Harus Iptu Abdul Gani beserta anggota, Kepala Desa Harus H. Rahmani bersama perangkat desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta anggota Kelompok Tani Harapan.

Jagung yang ditanam merupakan varietas jagung pakan hibrida Titian 19 yang berasal dari bantuan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong. Penanaman dilakukan menggunakan metode tugal dengan sistem pengairan yang masih mengandalkan tadah hujan serta penyiraman manual. Sementara itu, proses pengolahan lahan juga dilakukan secara manual oleh para petani.

Baca Juga :  Kades Baharu Utara : Jadikan Momentum Ini Untuk Kita Lebih Memperbaiki Diri

Berdasarkan perencanaan, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal Oktober 2026. Meski demikian, jumlah hasil panen yang akan diperoleh masih bergantung pada berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman selama masa budidaya.

Sejumlah tantangan turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan program ini. Di antaranya adalah ketergantungan terhadap curah hujan sebagai sumber utama kebutuhan air tanaman, potensi serangan hama ulat dan gangguan satwa liar seperti monyet, hingga risiko genangan air apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J. melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kerja sama yang erat dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

Baca Juga :  RS Borneo Citra Medika Tanah Laut Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Dan Proteksi Kebakaran

“Penanaman jagung pakan serentak ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program swasembada pangan nasional. Kami berharap sinergi yang terjalin antara Polsek Muara Harus, pemerintah daerah dan kelompok tani dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jajaran Polres Tabalong akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan tanaman hingga masa panen. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung keberhasilan program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tabalong.

Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat kembali diperkuat dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Tabalong. (Humas Polres Tabalong/Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru