Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – Suara tangisan lirih yang memecah keheningan pagi di bawah Jembatan Besi, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, mengantarkan seorang warga pada penemuan yang mengundang haru sekaligus keprihatinan. Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, diduga baru saja dilahirkan lalu ditinggalkan begitu saja di kolong jembatan, Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 06.00 wita.

Bayi malang tersebut ditemukan terbungkus di dalam dua lapis kantong plastik yang kemudian dimasukkan ke dalam sebuah tas kain. Saat pertama kali ditemukan, tubuhnya masih dipenuhi bercak darah yang diduga merupakan sisa proses persalinan, menandakan usianya baru beberapa saat setelah dilahirkan.

Penemuan bermula ketika seorang warga yang melintas menggunakan jukung (perahu kecil) mendengar suara tangisan bayi dari bawah jembatan. Rasa penasaran membuatnya mencari asal suara hingga akhirnya menemukan bungkusan mencurigakan. Saat dibuka, warga dibuat terkejut karena di dalamnya terdapat seorang bayi perempuan yang masih hidup.

Suasana di lokasi sempat dipenuhi kepanikan. Beruntung, seorang anggota TNI AD dari Kodim 1009/Tanah Laut, Serka Sugiyanto, yang menjabat sebagai Babinsa Desa Gunung Mas, Kecamatan Batu Ampar, kebetulan melintas dan segera mengambil tindakan cepat untuk menyelamatkan bayi tersebut.

Baca Juga :  Polsek Tanta Perkuat Program Swasembada Pangan 2026

“Saya melihat warga tampak kebingungan dan kemudian menunjukkan lokasi ditemukannya bayi tersebut. Yang terpenting saat itu adalah segera menyelamatkan bayi itu,” ungkap Serka Sugiyanto.

Tanpa menunggu lama, bayi tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Borneo Citra Medika (RSBCM) Pelaihari agar segera mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan bayi kini dalam kondisi stabil dan masih berada dalam pengawasan tenaga medis.

“Benar, kami menerima laporan penemuan bayi tersebut. Alhamdulillah kondisi bayi saat ini sudah mendapatkan perawatan dan terlihat dalam keadaan sehat. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut,” tegasnya.

Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSBCM Pelaihari menunjukkan bayi perempuan itu telah dibersihkan dari sisa darah, dibalut selimut hangat, dan terus dipantau secara intensif oleh tim medis.

Baca Juga :  Polsek Halong All Out Dukung Asta Cita Presiden Dalam Mengawal Petani Untuk Ketahanan Pangan Nasional

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penemuan. Identitas pelaku yang diduga membuang bayi tersebut masih dalam proses pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan untuk hidup dengan layak. Di balik kisah yang menyayat hati ini, masih ada secercah harapan berkat kepedulian warga yang tidak mengabaikan suara tangisan tersebut serta kesigapan aparat dan tenaga medis yang bergerak cepat menyelamatkan nyawa sang bayi.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa persoalan kehamilan yang tidak diinginkan, tekanan sosial, maupun masalah ekonomi seharusnya tidak berakhir dengan tindakan yang mengancam keselamatan seorang anak. Bantuan dari keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, maupun lembaga sosial tersedia untuk memberikan pendampingan. Kepedulian terhadap sesama dan keberanian mencari pertolongan dapat menjadi jalan keluar yang jauh lebih baik daripada mengorbankan kehidupan seorang bayi yang tidak berdosa. (Rossi)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syakhril Kembali Nahkodai Pelti Tanah Laut, H. Endang Agustina Dorong Pembinaan Berkelanjutan
H. Endang Agustina Ajak Masyarakat Mengamalkan Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi Empat Pilar Di Tanah Laut
Jejak Dugaan Asusila Oknum Pejabat Di Tanah Laut Direka Ulang, Korban Peragakan Kronologi Di Hadapan Penyidik
Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tekanan Darah 120/80 Bukan Lagi Alasan Untuk Tenang, Dokter Saraf Ingatkan Bahaya Prehipertensi Dan Konsumsi Alkohol
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:31 WITA

Syakhril Kembali Nahkodai Pelti Tanah Laut, H. Endang Agustina Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:12 WITA

H. Endang Agustina Ajak Masyarakat Mengamalkan Nilai Kebangsaan Dalam Sosialisasi Empat Pilar Di Tanah Laut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Berita Terbaru