TANAH LAUT, LOGIKABERITA.COM – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (28/6/26) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.17 wita itu menghanguskan dua unit rumah dan menyebabkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Berdasarkan laporan awal yang diterima petugas pemadam kebakaran, informasi mengenai kebakaran pertama kali disampaikan warga melalui sambungan telepon kepada anggota piket Damkar Sektor Tambang Ulang. Mendapat laporan tersebut, personel segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Sejumlah armada kemudian dikerahkan, terdiri dari Damkar Sektor Tambang Ulang, Sektor Bati-Bati, Sektor Kurau, Sektor Bumi Makmur, serta Pos Induk Pelaihari. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), personel TNI dan Polri, serta relawan pemadam kebakaran dari berbagai organisasi, di antaranya BPK Palam, BPK Arisa, BPK Hammas, ERGR, BRC Fire Rescue, dan relawan lainnya.
Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Pascakebakaran, bantuan kemanusiaan mulai disalurkan kepada para korban. Pada Senin (29/6/26), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Laut bergerak cepat dengan mendistribusikan bantuan berupa empat paket Family Kit kepada keluarga terdampak kebakaran.
Tim PMI berangkat menuju lokasi pada pukul 11.50 wita. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat musibah tersebut.
Distribusi bantuan dipimpin oleh pengurus PMI Kabupaten Tanah Laut bersama petugas lapangan yang terdiri dari pengurus dan staf PMI.
Family Kit yang disalurkan berisi perlengkapan kebutuhan dasar rumah tangga yang dibutuhkan korban dalam masa tanggap darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban sambil menunggu proses pemulihan pascabencana.
Ketua PMI Kabupaten Tanah Laut, H Syahrian Nurdin menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui distribusi bantuan logistik maupun dukungan kemanusiaan lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.
Musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta organisasi kemanusiaan menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus membantu proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak. (PMI Tanah Laut/Rossi)









