Pabrik “PT SILO” Terbakar ?. Berikut Penjelasannya !!!

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, LOGIKABERITA.COM – Peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuku merupakan peristiwa yang terjadi di area kerja PT Sebuku ferroalloy Perkasa (SFP) yang ada di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, PT. SFP merupakan perusahaan yang tergabung 1 (satu) grup dengan PT. SILO (Sebuku Iron Lateritic Ores) kemarin Senin (12/1/26), sempat membuat kepanikan.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial khususnya whatsapps, terlihat kepulan asap hitam membumbung keatas, sontak membuat kepanikan orang-orang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Belakangan diketahui berdasarkan informasi yang didapat, kepulan asap yang terjadi bukan pada area pabrik. Namun, pada bagian pendingin (cooling tower) yang terbakar dan lokasinya berada di luar pabrik.

Baca Juga :  Menikmati Cendramata Yang Tersembunyi Di Ujung Kalimantan

Hal tersebut dijelaskan oleh perwakilan management sebuku Grup, Sigit Dwi Haryanto selaku Head Of External CSR mengatakan bahwa, untuk keterangan awal yang perlu ditegaskan adalah kebakaran yang terjadi bukan pada pabrik utama tetapi terjadi di ruang pendingin (cooling tower) di bagian luar pabrik, jadi diluar bangunan utama pabrik.

“Untuk penyebabnya sendiri masih di dalami oleh team teknis, sehingga belum dapat dipastikan,” tutur Sigit, Selasa (13/1/26).

Baca Juga :  Polda Kalsel dan Polres Tanah Laut Gelar Panen Raya Jagung Di Bati-Bati, Bukti Serius Kepolisian Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

 

Dijelaskannya pula, pada saat kejadian tidak ada korban jiwa, namun hanya luka ringan, dan beberapa yang terkejut dan sekarang sudah kembali ke rumah, dan yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

“Sekali lagi kami tegaskan bukan kebakaran pabrik melainkan hanya pada bagian pendingin dan kejadian pun tidak berlangsung lama. Karena tim setelah melihat kejadian langsung bergerak cepat untuk segera menanganinya,” tutupnya. (nana)

Follow WhatsApp Channel logikaberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!
Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas
Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal
Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian
Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku
Kuasa Hukum : Tidak Pernah Ada Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Pejabat Di Tanah Laut
Dari Tanah Laut untuk Dunia, Satu-satunya PMI Kabupaten/Kota di Indonesia Raih Pendanaan Uni Eropa dan Cetak Pelopor Lingkungan Muda
Dari Aksi Ke Verifikasi, Tim Terpadu Pastikan Transparansi Penyaluran Solar Subsidi Nelayan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WITA

Ayooo… Berkegiatan Di Masjid Jami Baitul Abrar !!!

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:57 WITA

Bayi Temuan Di Bawah Kolong Jembatan Belum Dapat Diadopsi, Pencarian Orang Tua Kandung Jadi Prioritas

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:17 WITA

Buaya Menerkam Remaja Di Tanah Bumbu, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban Dalam Kondisi Meninggal

Senin, 13 Juli 2026 - 15:39 WITA

Kasus Dugaan Asusila Di Instansi Vertikal Tala Terus Bergulir, SP2HP Terbit Dari Kepolisian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:31 WITA

Tangis dari Bawah Jembatan Besi Angsau!! Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Plastik, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru